Tampilkan postingan dengan label ganja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ganja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 November 2014

7 Negara Penyalur Ganja Terbanyak (Indonesia Salah Satunya)

Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat,namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol)yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).Tanaman ganja biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana.

Tanaman semusim ini tingginya dapat mencapai 2 meter. Berdaun menjari dengan bunga jantan dan betina ada di tanaman berbeda (berumah dua). Bunganya kecil-kecil dalam dompolan di ujung ranting. Ganja hanya tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

Sejarah Ganja di Aceh

Berdasarkan tinjauan historis, tanaman ganja pertama kali ditemukan di daratan Cina pada tahun 2737 SM. Masyarakat Cina kuno telah mengenal dan memanfaatkan ganja dalam kehidupan sehari-hari sejak zaman batu. Masyarakat Cina menggunakan mariyuana untuk bahan tenun pakaian, obat-obatan, dan terapi penyembuhan seperti penyakit rematik, sakit perut, beri-beri hingga malaria.



MENURUT sejarahnya, ganja dibawa ke Aceh dari India pada akhir abad ke 19 ketika Belanda membuka perkebunan kopi di Dataran Tinggi Gayo. Pihak penjajah itu memakai ganja sebagai obat alami untuk menghindari serangan hama pohon kopi atau ulat pada tanaman tembakau. Walau Belanda yang membawanya ke dataran tinggi Aceh, namun menurut fakta yang ada, tanaman tersebut bukan berarti sepenuhnya berasal dari negaranya. Bisa jadi tanaman ini dipungut dari daratan Asia lainya.

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENGGUNAAN GANJA

Sebelum anda melanjutkan membaca tulisan ini, saya sarankan untuk meletakkan sejenak pikiran dan paradigma negatif anda, agar anda mendapatkan rahmat dan hidayah dari Tuhan Yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan bumi dengan berbagai manfaatnya, karena sesungguhnya tidak ada yang diciptakan oleh Tuhan kecuali bermanfaat bagi kehidupan ini.
 
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang.

Rabu, 17 September 2014

Bahaya Pengguna Ganja

Bahaya Pengguna GanjaGanja (cannabis) merupakan obat depresan yang dibuat dari daun cannabis¸ zat yang ditemukan di dalam ganja adalah THC (delta 9 tetrahidrokanibinol) zat tersebut merupakan salah satu dari 400 zat kimia yang ditemukan di dalam ganja dan zat tersebut dapat menyebabkan efek perubahan suasana hati. Ganja disebut juga sebagai obat depresan karena ganja dapat mempengaruhi sistem saraf dengan cara membuat lambat sistem saraf.
Sering kali kita melihat di televisi atau tayangan koran yang memperlihatkan orang ditangkap karena memiliki atau menggunakan ganja atau mariyuana, seolah-olah penggunaan narkoba sudah menjadi tren atau gaya hidup anak muda sekarang. Ganja merupakan salah satu obat terlarang yang penggunaannya serta peredarannya A telah diatur oleh undang-undang.