Sabtu, 01 November 2014

sindroma ginjal paru

sindroma ginjal paruSindroma Goodpasture atau sindroma ginjal paru merupakan suatu peradangan glomerulus ginjal yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, diikuti batuk darah.
Penyebab
Belum diketahui pasti penyebab penyakit ini. Terkadang penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus atau karena menghirup pelarut hidrokarbon. Penderita sindroma Goodpasture memproduksi antibodi terhadap sistem penyaringan di ginjal dan terhadap alveoli dan kapiler di paru-paru. Antibodi ini ditimbun dalam dasar selaput glomerulus ginjal dan alveoli paru, dan dapat memicu terjadinya peradangan ginjal dan perdarahan paru.

Mengatasi Paru-Paru Kotor Akibat Asap Rokok

Mengatasi Paru-Paru Kotor Akibat Asap RokokSudah banyak diketahui bahwa rokok identik dengan racun. Rokok menyebabkan berbagai masalah kesehatan, terutama yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Merokok dapat menyebabkan stres pada saluran pernapasan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Rokok sudah menjadi bagian dari kebiasaan dan gaya hidup. Sehingga sangat susah untuk dikendalikan kecuali kesadaran dari perokok itu sendiri. Dampak yang ditimbulkan rokok tidak hanya datang pada perokok, akan tetapi orang-orang yang berada di sekitarnya (perokok pasif). Tidak hanya merugikan kesehatan sang perokok, tetapi juga orang lain yang terkena asap tersebut. Bagi perokok yang sudah sangat adiktif, mereka dapat menghabiskan puluhan batang rokok dalam setiap harinya. Lalu berapa besar kadar racun yang telah mereka hisap? Separah apa penyakit pernapasan yang akan datang menghampiri?

Kanker Otak- Penyebab dan Gejalanya

Kanker Otak- Penyebab dan GejalanyaOtak merupakan bagian tubuh yang paling kompleks dan berhubungan dengan semua sistem syaraf manusia yang bekerja untuk keseluruhan. Namun setiap sistem syarafnya dapat bekerka sesuai dengan tugasnya masing-masing. Letaknya berada di dalam kepala yang dilindungi oleh tulang tengkorak, dan dekat dengan sensor indera seperti penglihatan, keseimbangan, rasa, dan bau.
Sebagai satu komponen yang berperan paling penting dalam tubuh, otak juga tidak bisa terhindar dari penyakit. Salah satu penyakit ganas yang bisa menyerangnya adalah kanker otak. Penyakit ini dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor luar dan dalam. Faktor internalnya adalah adanya keturunan atau genetik. 

Mengetahui Gejala dan Penyembuhan Kanker Ginjal

Mengetahui Gejala dan Penyembuhan Kanker GinjalKanker merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal. Ketika sel-sel yang rusak membelah diri secara tidak terkontrol akan membuat benjolan atau tumor ringan. Tumor tersebut dapat tumbuh dan mengganggu sistem pencernaan, syaraf, dan peredaran tubuh yang dapat melepaskan hormon yang mampu mengubah fungsi tubuh. Sel tersebut semakin lama dapat berkembang menjadi jenis kanker tertentu, berdasarkan tempat sel itu  berada.
Salah satunya dapat menyerang bagian tubuh, yaitu organ ginjal yang memiliki fungsi utama untuk mengekskresikan zat-zat metabolisme yang mengandung nitrogen, misalnya amonia. Hasil sekresi dari ginjal berupa urin. Jenis kanker yang menyerang sistem ekskresi ini cukup berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Jaringan sel tersebut memiliki tingkat petumbuhan yang tidak terkendali. Gangguan yang dialami pada jenis kanker ini terjadi di sekitar kandung kemih yang menimbulkan rasa sakit pada saat buang air kecil.

Kecanduan Film Porno Ternyata Bisa Merusak Jaringan Otak

Kecanduan Film Porno Ternyata Bisa Merusak Jaringan OtakKecanduan pornografi atau bf atau film biru berefek riil pada jaringan otak. Tidak dapat dipungkiri, pornografi menyebabkan kecanduan, contoh sederhana adalah ketika kita menyaksikan sebuah film porno, suatu saat pasti ada keinginan untuk menontonnya lagi dan lagi.
Kecanduan pornografi ini bahkan dikatakan lebih parah dari pada kecanduan kokain,  karena kokain bisa dihilangkan dari tubuh pecandunya, tapi ingatan tentang adegan atau gambar porno akan tetap tinggal di otak selamanya.
Hasil temuan neurologis dari University of Groningen Medical Center Belanda Gert Holstege mengungkapkan terlalu banyak menonton video porno dapat mengakibatkan bagian otak yang memproses rangsangan visual tidak berfungsi.